Home » Blog » Teknik Penyamakan Kulit
Custom Search
Jaket Kulit Kawasaki
Rp925.000
1.000.000
Jaket Kulit Ariel NOAH Bikers
MODEL BARU
Rp850.000
1.000.000
Kamis, April 26th 2012. Posted in Tak Berkategori

TEKNIK PENYAMAKAN KULIT

Penyamakan Kulit

Penyamakan Jaket Kulit

Penyamakan dilakukan untuk mengubah kulit mentah (untuk jaket kulit) yang mudah rusak oleh aktivitas mikroorganisme, proses kimia maupun fisik menjadi kulit tersamak yang lebih tahan terhadap faktor-faktor perusak tersebut.

Yaitu dengan memasukan bahan penyamak ke dalam jaringan kulit yang berupa jaringan kolegan sehingga terbentuk ikatan kimia antara keduanya menjadikan lebih tahan terhadap faktor perusak.

Zat penyamak bisa berupa penyamak nabati, sintetis, mineral, dan penyamak minyak. Sebelum di samak, dilakukan seleksi kulit mentah untuk memperoleh kulit berkualitas biasanya kulit untuk jaket kulit dipilih untuk itu. Tahapan proses dilakukan dalam drum yang berkapasitas 400-600 lembar kulit sekaligus.

Penyamakan kulit terdiri atas banyak proses panjang, namun pada intinya dibagi 3 proses utama yaitu, proses awal (beam house atau proses rumah basah), proses penyamakan, dan finishing.

Proses awal terdiri atas :

1. Peredaman (untuk mengembalikan kadar air yang hilang selama proses pengeringan sebelumnya, karena kulit basah lebih mudah bereaksi dengan bahan kimia penyamak, membersihkan dari sisa kotoran, darah, garam yang masih melekat pada kulit);

 2. Pengapuran yaitu proses membengkakan kulit untuk melepas sisa daging, menyabunkan lemak pada kulit, pembuangan sisik, pembuangan sisa daging;

 3. Pembuangan kapur/ deliming yaitu untuk menghilangkan kapur dan menetralkan kulit dari suasana basa, menghindari pengerutan kulit (agar jaket kulit yang dihasilkan tidak mengerut), menghindari timbulnya endapan kapur;

 4. Pengasaman/ picle yaitu untuk memberikan suasana asam pada kulit sehingga lebih sesuai dengan senyawa penyamak dan kulit lebih tahan terhadap serangga bakteri pembusuk. Pada kulit sapi dilakukan proses pembuangan bulu menggunakan senyawa Na2S.

Proses penyamakan :

Tahapan proses penyamakan disesuaikan dengan jenis kulit. Kulit dibagi atas 2 golongan yaitu hide (untuk kulit dari binatang besar seperti kulit sapi(untuk jaket kulit pembalap), kerbau, kuda dan lain-lain), dan skin (untuk kulit domba,kambing, reptil dan lain-lain).

Jenis zat penyamak yang digunakan mempengaruhi hasil akhir yang diperolah. Penyamak nabati (tannin) memberikan warna coklat muda atau kemerahan, bersifat agak kaku tapi empuk, kurang tahan terhadap panas.

Penyamak mineral paling umum menggunakan krom. Penyamakan krom menghasilkan kulit yang lebih lembut/ lemes, dan lebih tahan terhadap panas.

Lewat proses penyamakan, dilakukan proses pemeraman yaitu menumpuk atau menggantung kulit selama 1 (satu) malam dengan tujuan untuk menyempurnakan reaksi antara molekul bahan penyamak dengan kulit.

 Proses penyelesaian (Finishing)

Proses ini sangat menentukan kualitas hasil akhir. Terdiri atas beberapa tahapan proses yang bervariasi sesuai dengan jenis kulit, bahan penyamak yang digunakan, dan kualitas akhir yang diinginkan.

Proses finishing akan membentuk sifat-sifat khas pada kulit seperti, kelenturan, kepadatan, dan warna kulit (hal-hal penting untuk kualitas jaket kulit yang dihasilkan). Proses perataan (setting out) bertujuan untuk menghilangkan lipatan-lipatan yang terbentuk selama proses sebelumnya dan mengusahakan terciptanya luasan kulit yang maksimal.

Proses perataan sekaligus juga akan mengurangi kadar air karena kandungan air dalam kulit akan terdorong keluar (striking out).

Beberapa proses lanjutan lainnya adalah pengeringan (mengurangi kadar air kulit sampai batas standar biasanya 18-20 %), pelembaban (menaikkan kandungan air bebas dalam kulit untuk persiapan perlakukan fisik di proses lanjutan), pelemasan (melemaskan kulit dan mengembalikan kerutan-kerutan sehingga luasan kulit menjadi normal kembali), pementangan (untuk menambah luasan kulit), pengamplasan (untuk menghaluskan permukaan kulit). Kulit samakan bisa di cat untuk memperindah tampilan kulit. Proses lanjutan sangat penting agar kualitas jaket kulit yang lebih baik.

JAKET KULIT MARUN JKP-18
Rp900.000
925.000
Jaket Kulit Polisi JKP-13
Untuk POLISI !
Rp900.000
950.000