Home » Blog » Kulit Sapi Untuk Jaket Kulit
Custom Search
JAKET KULIT MARUN JKP-18
Rp900.000
925.000
Jumat, September 21st 2012. Posted in Tak Berkategori

Kulit Sapi Untuk Jaket Kulit

Jaket Kulit SapiJaket Kulit yang bagus harus dari macam kulit sapi apa? Ayo kita simak artikelnya disini. Ternak yang hidup, dipelihara, dan diberi pakan secara alami kualitas kulitnya lebih baik. Sebagai contoh ternak yang diberi pakan berlebihan, kulitnya mengadung lebih banyak lemak, kurang baik untuk Jaket Kulit, sedangkan ternak yang kurang pakan kulitnya tipis dan tampak gambaran bekas tulang kerangkanya (khususnya tulang rusuk) sehingga mutunya jelek untuk Jaket Kulit.

Kulit ternak muda pada umumnya lebih kecil dan lebih tipis, tetapi lebih halus dan lebih lembut struktur grainnya dari pada ternak tua. Kulit ternak betina grainnya lebih halus daripada ternak jantan, struktur seratnya lebih longgar, terutama pada bagian perut, dan apabila disamak menghasilkan kulit samak yang agak lentur dan lembut cukup baik untuk dijadikan Jaket Kulit.

Kulit yang yang rambut atau wolnya jarang, kulit samaknya lebih kuat dan kaku terutama pada bagian grainnya. Sebagai contoh, kulit domba merino yang wolnya lebat, kulitnya lebih jelek daripada kulit kambing, dan tidak cocok untuk bahan Jaket Kulit, walaupun akan dibuat jaket kulit hasilnya tidak lentur dan kurang nyaman dipakai.

Sapi Jantan, Sapi Betina, Pejantan dan Pedet untuk  jaket kulit

Kulit Sapi Untuk Jaket Kulit

Sapi jantan dan betina menunjukkan sapi yang dipelihara secara utuh, sedangkan Ox dan Steer menunjukkan sapi jantan yang dikastrasi. Kulit yang dihasilkan oleh ketiga jenis sapi ini digolongkan sebagai kulit besar dengan berat 15,5 – 36,5 kg, sedangkan pada sapi pejantan (bull) lebih berat. Veal adalah kulit ternak muda dengan berat 6,5 – 11,5 kg, sedangkan pedet menunjukkan kulit ternak sangat muda dengan berat 2,25 – 5,5 kg, kulit Sapi sangat cocok untuk Jaket Kulit jenis Racing dengan kondisi kulit tebal dan melindungi.

Bangsa Sapi Potong untuk jaket kulit

Kulit Sapi Untuk Jaket Kulit

Kulit paling baik berasal dari bangsa sapi potong, misalnya Aberdeen Angus, Shorthorn, Herefort, Santa Gertrudis dan bangsa sapi Eropa tengah. Kulit bangsa sapi potong lebih kaku, ketebalannya seragam, dan bentuknya segi empat. Bangsa sapi potong dan keturunannya ada di Negara-negara penghasil daging. Sapi Brahman dan hasil persilangannya (misalnya, sapi Santa Gertrudis) sangat tahan terhadap caplak, kulit jenis ini cocok untuk Jaket Kulit racing untuk melindungi pengendara dari hal-hal yang tidak diinginkan disaat terjaatuh dari motornya.

Bangsa Sapi Perah untuk jaket kulit

Bangsa sapi perah, misalnya Ayrshire dan Brown Swiss. Kulitnya bertekstur longgar, berbentuk tidak segi empat, lebih longgar, dan tipis terutama pada sapi betina, cocok untuk Jaket Kulit.

Bangsa Sapi Dwiguna untuk jaket kulit

Bangsa sapi dwiguna, misalnya Devon, Milking Shorthorn, dan Red Poll. Kualitas kulitnya ada di antara bangsa sapi potong dan sapi perah, kulitnya cocok untuk Jaket kulit.

Bangsa Sapi Lainnya

Bangsa sapi lainnya, misalnya sapi Zebu atau sapi asia (sapi berpunuk). Bangsa sapi tersebut berasal dari daratan India, ukurannya lebih kecil daripada sapi Eropa. Kulitnya biasa disebut kips, yaitu sebutan lama untuk menyatakan kulit sapi betina atau veal dengan berat 9 – 15,5 kg. Struktur kulitnya lebih terbuka sehingga dihasilkan kulit samak yang lebih tipis dan agak lembut, sangat cocok untuk Jaket kulit jenis kasual. Ternak jantan yang digunakan untuk menarik pedati kulitnya lebih kaku dan getas dan biasanya banyak cacat. Hal ini karena ternak kurang pakan dan gizi dan pengulitannya buruk karena pemotongan jelek atau mati sebelum dipotong, jadi jenis kulitnya tidak baik untuk Jaket Kulit.

Kulit Bangsa Sapi Tropis

Sapi tropis biasanya memiliki warna agak cerah, rambut tipis, kulit tipis (5-6 mm), kelenjar keringatnya banyak dan besar, dan rendah timbunan lemaknya. Semua ini berkaitan dengan iklim/cuaca di daerah tropis yang lembab dan panas. Kelebihan panas tubuh lebih mudah diuapkan apabila kulit tipis, kelenjar keringat banyak, rambut tipis, dan timbunan lemaknya sedikit. Jika berlemak banyak, akan menghalangi penguapan air dari tubuh ternak sehingga panas tubuh sulit diturunkan, sangat baik untuk Jaket Kulit.

Kulit Bangsa Sapi Subtropis

Kulit bangsa sapi subtropics berwarna gelap, tebal (>10 mm), berambut lebat, berkelenjar lemak sedikti dan kecil, dan mempunyai timbunan lemak banyak. Sapi di daerah subtropics harus mampu menyimpan panas agar suhu tubuhnya tetap hangat. Jenis kulit sapi ini sangat cocok untuk Jaket Kulit motor gede yang memerlukan perlindungan untuk tubuh pengendara motor. Demikian informasi jenis kulit sapi yang baik ataupun kurang cocok untuk Kulit Sapi Untuk Jaket Kulit.

JAKET KULIT MOTOR JKP-16
Rp850.000
900.000